Rabu, 19 Oktober 2016

TOKOQU SERBA ADA



TOKOQU SERBA ADA


MENYEDIAKAN :

Aneka Macam Durian
Makanan Frozen
Keperluan Rumah Tangga


UNTUK MENJADI RESELLER SILAHKAN HUB. WHATSAPP 081311241157

HARGA GROSIR






Jumat, 30 September 2016

MANAJEMEN KOMUNIKASI KEPADA PELANGGAN

SELAMAT MEMBACA


Komunikasi Kepada Pelanggan

        Komunikasi kepada pelanggan adalah komunikasi yang terjadi antara organisasi bisnis dan pelanggan. jika dibandingkan dengan komunikasi individu, maka komunikasi kepada pelanggan jauh lebih rumit dan kompleks, karena melibatkan pelanggandalam jumlah besar.
Pelaksanaan kegiatan komunikasi  kepada pelanggan dalam organisasi bisnis dilakukan secara formal atau resmi.dan dilakukan melalui komunikasi verbal, antara lain melalui berbicara aktif, mendengarkan, menulis dan menindak lanjuti.

Unsur-Unsur Komunikasi Kepada Pelanggan


Hasil gambar untuk gambar komunikasi pelanggan dengan perusahaan
contoh gambar komunikasi

        Komunikasi terbentuk atas beberapa unsur. Unsur-unsur komunikasi organissi bisnis kepada pelanggan sesungguhnya sama dengan unsur-unsur komunikasi pada umumnya.
Secara umum, unsur-unsur komunikasi organisasi bisnis kepada pelanggan terdiri dari:

  • Komunikator
Komunikator dalam hal ini adalah organisasi bisnis yang akan menyampaiaknpesan kepada pelanggan

  • Komunikan
Komunikan adalah pelaku yang menerima pesan, diamana dalam hal ini adalah pelanggan. komunikan dapat bertindak sebagai kounikan individu atau kelompok.
  • Pesan
Pesan berupa inti atau berita yang mengandung arti, oleh karena itu pesan yang disampaikan organisasi bisnis harus dirancang sedemikian rupa sehingga pesan tersebut dapat menarik perhatian pelanggan.

Selasa, 27 September 2016

MEMIKAT HATI PELANGGAN ALA RASULULLAH

SELAMAT MEMBACA 



A. Rahasia Kesuksesan  Rasulullah


Kesuksesan Rasulullah saw sebagai seorang saudagar tidak hadir begitu saja. kesuksesan muncul tersebut muncul setelah beliau mendayagunakan seluruh kemampuannya. Apa saja rahasia kesuksesan Rasulullah saw?

  1. Berpikir mandiri dan tidak tergantung kepada orang lain
  2. Menjunjung tinggi kejujuran
  3. Cerdas trampil dalam berdagang
  4. Mengandalkan komunikasiyang baik dan pelayanan yang memuaskan
  5. Menggunakan prinsip bahwa bekerja adalah ibadah bagi seseorang
  6. Bekerja untuk meraih keuntungan dunia dan akhirat
  7. Membangun jaringan yang luas untuk mengembangkan usaha
  8. Tidak pernah lupa bershadaqah
  9. Memperbanyak istighfar dan doa
  10. Bertawakal atau berserah diri kepada Allah

Demikianlah kesepuluh rahasia sukses Rasulullah saw dalam menjalani kehidupan, terutama sebagai pedagang yang sukses.


B. Meniru Rasulullah saw Dalam Menghadapi Pelanggan

Hal-hal yang harus dilakukan:

1. Jujurlah kepada pelanggan

Hadits yang berkaitan dengan kejujuran dalam berdagang diantaranya sebagai berikut:
"Pedagang yang senantiasa jujur lagi amanah (akan dibangkitkan pada hari kiamat) bersama para nabi, shiddiqin, dan syuhada." (HR. Tirmidzi)

Dalam hadits lain Rasulullah bersabda:
"Sesungguhnya parapedagang dibangkitkan pada hari kiamat sebagai orang yang berdosa, kecuali mereka yang bertakwa kepada Allah SWT, berlaku baik dalam bertransaksinya dan jujur." (HR.Tirmidzi)

2. Jagalah sopan santun

Sikap sopan santun yang ditunjukkan oleh Rasulullah saw kepada para pelanggannya berefek luar biasa bagi dagangannya. melalui gaya bicara yang lemah lembut dan santun beliau mampu memikat para pengunjung untuk membeli barang dagangannya.

3.Berikan senyuman terindah

Rasulullah saw adalah seseorang yang mudah tersenyum kepada semua orang. Rasulullah saw menyadari betul bahwa senyuman memiliki kekuatan yang luar biasa dan bisa mengubah musibah menjadi berkah. Terlebih Rasulullah saw pernah bersabda:

"Senyum manismu dihadapan saudaramu adalah shadaqah." (HR. Tirmidzi)

4.Jagalah penampilan dihadapan pelanggan

Ada sebuah pepatah yang mengatakan bahwa jika ingin melihat kepribadian seseorang, maka lihatlah penampilannya.

5. Bangun komunikasi yang baik dengan pelanggan

Beberapa tips dan cara membangun komunikasi yang baik dengan peklanggan adalah sebagai berikut:

  • Jangan lupa memperkenalkan diri
  • Jelaskan produk dengan cara yang baik
  • Jangan jadikan pelanggan hanya sebagai target penjualan
  • Jadikan pelanggan sebagai sahabat

6. Peduli terhadap masalah pelanggan

Dalam hali ini, masalah yang dimaksud bukanlah masalah pribadi pelanggan, tetapi masalah terkait jual beli yang sedang maupun telah terjadi sebelumnya.

7. Catat transaksi dengan benar

Mencatat transaksi dengan benar merupakan hal yang penting dalam bisnis. Apalagi jual beli yang menggunakan sistem kredit. Dan hal ini secara khusus Allah sebutkan dalam Al-Qur'an surat Al Baqoroh ayat 282, yang artinya:

"Hai orang-orang yang beriman apabila kamu bermuamalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis diantara kamu menuliskannya dengan benar. Serta janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, maka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakan (apa yang akan ditulis itu). Hendaklah ia bertakwa kepada Allah, Tuhannya serta janganlah ia mengurangimsedikitpun dari pada utangnya."


=========================================================================
SEMOGA BERMANFAAT
=========================================================================


Disunting dari buku karya Abdullah Zein "Memikat Hati Pelanggan Ala Rasulullah "







Rabu, 14 September 2016

MANAJEMEN TPQ/TPA

SELAMAT MEMBACA




Taman Pendidikan Al Qur’an (disingkat (TPA/TPQ)adalah lembaga atau kelompok masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan nonformal jenis keagamaan Islam yang bertujuan untuk memberikan pengajaran membaca Al Qur’an sejak usia dini, serta memahami dasar-dasar dinul Islam pada anak usia taman kanak-kanak, sekolah dasar dan atau madrasah ibtidaiyah (SD/MI) atau bahkan yang lebih tinggi.

Dasar Hukum

Peraturan Pemerintah No. 55 tahun 2007 pasal 24 ayat 2 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan menyatakan bahwa Pendidikan Al-Qur’an terdiri dari Taman Kanak-Kanak AL Qur’an (TKA/TKQ), Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA/TPQ), Ta’limul Qur’an lil Aulad (TQA), dan bentuk lainnya yang sejenis.

Perkembangan

Pertumbuhan TPA/TPQ menemukan momentumnya pada tahun 1990-an setelah ditemukan berbagai metode dan pendekatran dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an seperti metode membaca Al Qur'an Iqro dan lain-lain. Di Indonesia, menempuh pendidikan TPA/TPQ tidaklah wajib, namun dalam perkembangannya masyarakat membutuhkan lembaga ini untuk memberikan dasar-dasar membaca Al Qur'an (mengaji) kepada anak-anaknya terutama bagi orangtua yang bekerja.

PERSYARATAN PENDIRIAN
1.             Adanya lembaga/organisasi penyelenggara, yaitu organisasi non-pemerintah seperti yayasan, takmir masjid, majlis ta'lim dan atau lembaga swadaya masyarakat lainnya
2.             Tersedianya tempat dan sarana belajar yang memadai
3.             Tersedia tenaga pendidikan yang memenuhi syarat
4.             Memiliki sejumlah santri/anak didik yang terdaftar dengan pasti
5.             Memiliki program yang jelas
6.             Memiliki dana awal dan sumber pembiayaan
7.              
PROSEDUR PENDIRIAN
1.             Pendirian TPA/TPQ harus memperoleh dukungan masyarakat
2.             Menyampaikan surat pemberitahuan  kepada kepala desa/lurah tentang keberadaan  atau minimal kepada rt,rw tentang keberadaan tpa/tpq dan atau rencana didirikannya unit pendidikan tersebut.
3.             Menyampaikan surat permohonan keanggotaan unit kepada organisasi/lembaga pembina yang mengkoordinir TPA/TPQ sesuai dengan ketentuan yang berlaku